"Saya TIDAK dapat melakukan apa-apa! SEMUA yang saya lakukan SELALU gagal! SEMUA orang selalu mengomentari apapun yang saya lakukan. Mereka semua mengatakan bahwa saya TIDAK PERNAH menunjukkan apa-apa, hanya dapat berbicara. Meskipun terkadang mereka memuji saya, performa saya SAMA SEKALI tidak nyata. Saya memang TIDAK berguna. Saya TIDAK berharga. TIDAK ada yang membutuhkan saya. Mereka SEMUA dapat berjalan tanpa saya."
Pernah berpikir seperti teks di atas?
Bagaimana perasaan seseorang yang berpikir seperti teks di atas? Apa perasaan pertama yang dirasakan saat ia bangun tidur? Bagaimana cara dia untuk menyambut pagi hari yang cerah dan aktivitas hari itu? Mungkin beberapa di antara kita merasa marah ketika dihadapkan pada orang-orang yang berpikiran seperti ini. Ingin sekali rasanya membalikkan semua yang ia ucapkan menjadi kenyataan yang lebih realistis. Sayangnya, ia tidak akan mudah menerima sesuatu yang bertentangan dengan pikirannya.
Perasaan tidak nyaman, bosan, cemas, lesu, dan lain-lain sudah menjadi sahabat karib jika sudah berpikir bahwa diri sendiri tidak berharga. Orang-orang yang berpikir demikian bukan berarti mereka lemah dan tidak berdaya seperti yang mereka katakan mengenai diri mereka sendiri. Sebaliknya, mereka memiliki satu, dua, tiga, bahkan banyak kelebihan dalam dirinya yang masih terpendam. Mereka belum menyadari hal itu.
Ketika mengatakan "Saya tidak dapat melakukan apa-apa," bayangkan apakah kita dapat berjalan, kita mampu beraktivitas, kita dapat berbicara, dan sebagainya? Apakah itu semua dinamakan "tidak dapat melakukan apa-apa? Dalam hal apa saja Anda tidak dapat melakukan sesuatu? "Ternyata saya masih dapat melakukan banyak hal, hanya beberapa hal saja yang tidak dapat saya lakukan dengan baik."
"Saya selalu gagal." Anda yakin? Bukankah Anda pernah belajar dan Anda mampu bekerja sekarang? Apakah itu sebuah kegagalan? Tanyakan kembali pada diri kita masing-masing apakah benar apa yang kita pikirkan itu. Tanpa disadari pikiran-pikiran itu telah menjadi "R-A-C-U-N" yang sewaktu-waktu dapat membuat kita benar-benar tidak berdaya.
Dengan berkata "tidak dapat melakukan apa-apa," "selalu gagal," dan lain-lain membuat kita enggan untuk mencoba lagi setelah gagal. Sebuah keberhasilan yang gemilang sangat kecil kemungkinannya untuk diraih dengan usaha yang minimalis. Akan tetapi, keberhasilan yang gemilang masih mungkin dicapai dengan usaha yang keras, bahkan sangat mungkin. Jangan lupa, kita selalu memulai dari NOL alias KOSONG. Jika kita berusaha, angka nol semakin pudar, karena kita TERUS BERUSAHA untuk mengisi kekosongan yang ada dalam diri kita.
Katakan saja, kita NOL dalam hal matematika. Ketika kita belajar, kenyataannya kita dapat menyelesaikan perhitungan yang sulit. Apakah itu masih angka nol yang sebelumnya? Bukankah itu bernilai 100?
Setiap orang memiliki keunikan tersendiri, kelebihan, dan kekurangan. Mungkin ada di antara kita yang menguasai keterampilan yang sama. Ada pula di antara kita yang memiliki kemampuan berbeda. Mungkin kita belum menerima beberapa kekurangan yang dimiliki. Mungkin kita menganggap diri sendiri hanya memiliki kekurangan tanpa kelebihan. Apakah kita ingin berhenti sampai di sini saja dan membiarkan masa depan tercemar oleh pikiran-pikiran yang "meracuni" kita?
Hanya satu kali atau beberapa kali gagal tidak menjadi permasalahan. Permasalahan sesungguhnya apakah kita bersedia untuk belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama? Setiap dari kita memiliki kesempatan kedua untuk berkembang menjadi lebih baik. Pilihannya adalah mau atau tidak? Manakah yang Anda pilih?
Kita TIDAK berharga >> Kita BERHARGA
I'm most proud of the blessings that God has bestowed upon me, in my life. He's given me the vision to truly see that you can fall down, but you can still get back up. Hopefully I'll learn from my mistakes and have the opportunity to strengthen and improve the next thing I do.
- Martin Lawrence -
No comments:
Post a Comment